Sunday, May 9, 2010

Friendship and Love Problems (Bab 7)



"Tan! Jangan tinggalin!" kata Liana yang baru turun dari atas, memakai dress berwarna putih yang pendek. "Ets.." kata Liana yang balik ke atas untuk memakai bando putih mengkilat. "Nih" kata Liana menyodorkan Tania sebuah bando yang sama, tapi berwarna krem. "Ayo! Pergi ke sekolah!" kata Tania. Mereka keluar dan memakai sepatu hak tinggi yang sama, tapi beda warna. "Enak ya hari ini, gak pake seragam!' ujar Tania senang. "Iya, Mother's Day sih.." kata Liana sambil membetulkan tas ranselnya. Ring.... bell berbunyi saat mereka masuk kelas. "Wow, clar, kamu cantik!" kata Alexa. Wow... memang benar. Hari ini Clarissa memakai sebuah dress selutut yang indah sekali berwarna ungu. Rambutnya di curly, dan diikat satu dengan pita ungu yang sangat cantik. Diam-diam Liana kagum. "Selamat Pagi" kata guru mereka, Pak Iwan. Mereka pun belajar.


Teng teng teng.... Bunyi bell tanda pelajaran pertama usai telah berbunyi. Duk duk duk.... semua orang di kelas langsung menuju ke kelas komputer. "Tan, moga-moga hari ini kita free time lagi!" bisik Liana kepada Tania saat mereka berbaris. "Semuanya, karena bu guru belum sempat print tugas kalian, kalian boleh free time lagi" kata Bu Luna, guru mereka. "Yay!!!" ujar Liana senang. Liana bermain Point Blank, game favorit-nya (diam-diam Liana juga ada sisi Tomboinya lho!). Liana menengok ke sebelah-nya, Clarissa. Dengan tenang, Clarissa sedang bermain Diner Dash, game restaurant yang terkenal itu loh. "Hmm... Clarissa mature banget ya... Sopan... Nga main yang gitu-gituan..." pikir Liana dan melanjutkan main PB.
Teng Teng Teng,,,,
Bell tada sekolah usai telah berbunyi. Semua anak bebuyuran keluar dari kelas mereka. "Ukh... Gw lupa tadi ada Ul IPS.... Dapet nilai jelek deh" gerutu Liana dengan kesal. "Aku sih belajar" timpal Tania. Tania adalah gadis yang pintar. Dari kelas 1, Tania memang mendapat ranking 1, 2, atau 3. "Tan, kamu kan pintar!" jawab Liana. "Eh, cabut yuk!" kata Tania seraya mengambil tas LESPORTSAC nya. "Ayo!" ujar Liana dan mengambil BILLABONG pink-nya. "Non, mau kemana?" tanya supir-nya Liana, Pak Eko. "Mau ke Sweet Berry Cafe pak!" jawab Liana dan Tania serentak. Bremmm... Mesin mobil Alphard (mobil alpharduntuk bersama!) berbunyi. Ngeenngg....
"Mau pesan apa mba?" tanya si pelayan. "Dua Milkshake Blueberry dan 2 Es krim blueberry!" kata Tania ceria. Liana dan Tania memang suka Blueberry. "Hi Liana dan Tania.... Tumben-tumben aja lu berdua ke sini." sapa seorang gadis berambut kuning pendek. "Eh... Dhea...." kata Tania. "Dhea, duduk sini aja!" Liana membalas sapaan Dhea. "Okelah kalau begitu" kata Dhea tertawa. "Aku traktir nih!" kata Liana. "Wah.. nga-apa-apa nih?" tanya Dhea. 'Ngapapa!" balas Liana.
"Ahh.. enak" kata Liana. Liana sedang berenang di belakang rumah-nya bareng Tania dan Chloe. "Enak ya! airnya anget" ujar Chloe sambil membasahi rambut Blonde-nya yang panjang dengan air. Lalu, Chloe menceritakan ttg Clarissa kepada Liana dan Tania. Liana dan Tania sangat terkejut!
Wah... apa yah? Aku berterima kasih bgt ya sama orang-orang yang baca sampe bab ini! Aku pegel bgt.... Oke, tungguin chapter 8 ya~

Friday, May 7, 2010

Friendship and Love Problems (Bab 6)


"Jangan-jangan... Matthew suka cewek yang bisa membuat kue?" pikir Liana. "Eh.. Matthew ini buat lo..." kata Liana dan memberikan hadiah itu. "Gw pergi dulu ya! Harus jaga adek gw di rumah bye" kata Liana singkat dan pergi. Brrmm.... Liana meng-start engine Mercedes Benz-nya. "Hmm... Ke supermarket dulu ah... Kan mau bikin kue" kata Liana dan membelokkan mobilnya ke Prima Supermarket. "Hmmm... Telor, Tepung, Blablabla...." kata Liana sambil mengambil semuanya ke keranjang nya. "Totalnya 85.500 mba" kata kasirnya. "Ini" kata Liana menyodorkan sebuah uang 100.000. "Nga usah ada kembalian" kata Liana dan berjalan ke parkiran. Maklum, Liana sebulan dikasih 10 juta... :o (Keluarga mereka kan tercatat di World Guiness Records kalau mereka keluarga terkaya nomor 1!) "ets... oh ya... Kan mau ke Mall dulu beli iPhone 3G... Si winston juga nitip beli BB Storm... Mami-papi... Oh ya! Mereka kan udah punya 1 iPhone 1 BB.." kata Liana dan langsung melesat ke mall. "Hai Li... Tumben lu ke sini..." kata seorang gadis cilik yang berambut panjang dikucir 1. "Eh... Anastasia.... Gue lagi buru-buru, nanti SMS-an aja ya!" kata Liana singkat dan buru-buru beli hP. Setelah itu, dia pergi ke toko buku untuk membeli buku resep
"Ce! Mana BB Storm nya!" Winston berteriak. "Ini.. Hp km jd 2 deh" kata Liana. "Hp cece juga" kata Winston. Tapi Liana sudah masuk ke kamar. Ia menganti baju dengan sebuah celana pendek dan kaos putih. "Aku pake dapurnya ya!" kata Liana dan memasuki dapur. Ia segera memakai apron berwarna pink. Saat dia kesusahan membuat kue, ternyata mbak-nya yang berambut pink (namanya pinky) dan papa-nya ngintip

Setelah bersusah payah, akhirnya kuenya jadi juga. Kue itu bebentuk sebuah bola basket dan di sebelahnya ada hati. "Hari ajaib.. Datanglah.." bisik Liana dan menaruh kue itu di dalam box. Neng Nong... Pintu berbunyi. "Hai Li!" kata sebuah gadis manis yang berambut coklat tidak terlalu panjang dan memakai dress pendek warna hijau. "Oh! Hi Tan! Km gak dateng ke pesta clarissa?" tanya Liana. "Ngak... Aku males... by the way... ke ParkWorld yuk!" kata Tania. "oke!" kata Liana langssung lenyap ke atas dan memakai sebuah baju yang Tania juga pakai tapi berwarna pink (mereka banyak baju kembar lho!). Lalu, ia memakai jepit pink dan menyuruh Tania memakai yang sama tapi berwarna hijau. Sehabis itu, mereka memakai sandal pergi mereka yang kembar. Tania hijau, Liana pink. Sehabis itu, mereka diantar mobil grandis tania.

Friendship and Love Problems (Bab 5)


"Hikz..." Liana menangis tersedu-sedu. *Just dance.. gonna be ok... dada doo* Blackberrynya berbunyi. "Halo?" Liana berkata, menahan tangisnya. "Hai Li! Ini gw clarissa" kata Clarissa di Hp BB Curve (yah... jauh lebih murah dari BB storm)nya. Liana mendengar kata Clarissa saja sudah kesal. "Eh... Gini loh Li... Gue mau invite lo ke Valentines Tea Party gw" ujar Clarissa di yang berada di kamarnya yang berwarna ungu (tp tdk terlalu besar! Kamarnya lumayan agak besar, tapi Liana masih jauh lebih besar~) "Okelah, gue dateng" kata Liana malas "Tapi jam brapa cui?" ujar Liana sambil menyalakan Laptop nya. "Jam 5 Sore, di Nakohi Shrine." kata Clarissa yang sedang menggulung rambut panjangnya yang berwarna jingga. "Gue invite elo, Fani, Graciella, Alexa, Chloe, Tania, Patrick, and Matthew" ujar Clarissa. "Buset... Matthew? Gue pasti ikut!" kata Liana dalam hati. "Y udh clar, see u tommorow at the party.." bisik Liana dan mematikan hubungan telponnya. "Y ampun.... Gue ampe lupa kalo besok itu Valentine" kata Liana. "Gue kasih Matthew apa ya... AHA! Jam weker-ku yang nga pernah gue pake yang bentuk nya bola basket itu loh..." kata Liana sambil meng obrak-abrik laci-nya. Mumpung... Matthew kan suka main basket. Dia itu juga kapten tim basket. Matthew sangat populer, bahkan di mata Cewek-cewek kelas 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, dan 12. "Gue jadi pacar Matthew... Kayaknya impossible deh" bisik Liana "Ngak! Aku bisa!" kata Liana, dan mengambil sebuah bungkus kado yang ber-pattern "Be my valentine". Sehabis itu, Liana tidur lelap.
*Lalala.. Doodoodooo* BB-nya bersuara. Alarm tanda "Valentines Tea Party" berbunyi. "Yayaya" kata Liana dan mematikan alarm itu. Ia segera memakai baju terbaik-nya, sebuah Baju GUESS (asli!) yang dibeli di Luar Negeri. Lalu, ia segera memakai Rok Mini terbaiknya yang berwarna krem-putih. Ia menyisir rambutnya. Rambutnya yang biasa dikucir, sekarang di biarkan diurai lepas. Ia memakai bando polkadot biru-putih. Liana memakai sebuah jam tangan VINCCI (asli) berwarna biru muda yang dibeli di luar negeri. "Aku pergi!" kata Liana saat keluar rumah. Liana segera mengambil sepatu berhak tinggi berwarna biru muda dan memakainya. Setelah mengecek handbag kulit CHARLES AND KEITH (asli from luar negeri), Ia memasuki mobil Mercedes Benz nya dan menyetirnya (Liana curang! Dia sudah punya SIM karena ia pura-pura umur 18). BIPP.... Ia mengerem. Saat itu juga, Matthew, diantar mama-nya naik mobil Serena sampai. "Hai Li!" kata Matthew pura-pura tidak tahu tentang perjodohan itu. "Ya... Gue masuk ya" kata Liana pura-pura cuek. "Selamat datang!" kata Clarissa yang baru datang naik mobil CRV.
Setelah selesai party-nya, Clarissa mengatakan sesuatu. "Eh... sekarang saya ingin mengasihkan sebuah hadiah valentine untuk Matthew." kata Clarissa dan membuka sebuah box, yang ternyatas berisi sebuah kue berbentuk hati yang bertulis "Happy Valentine" . "Em... Thanks ya" kata Matthew bingung. Liana hanya diam. "Ini kue gw buat sendiri lho!" kata Clarissa. Tiba-tiba Liana tersentak karena sebuah pemikiran!
Apakah itu? Mari kita ketahui di... Bab 6!
PS: Itu gambar adalah gambar Clarissa yang sok manis mengasihkan Matthew sebuah kue valentine :)

Wednesday, May 5, 2010

Friendship and Love Problems (Bab 4)

"Matthew, kamu main basket saja sana" kata Mama-nya Matthew. Matthew menganguk, dan pergi ke lapangan basket. Tiba-tiba, cewek yang sok keren, sok cantik, sok populer di mata cowo, Clarissa lewat. "Eh, si Patrick suka aku lho" kata Clarissa ke 2 teman-nya, Alexa dan Chloe. Alexa dan Chloe adalah teman Clarissa, tapi Chloe tidak menyukai Clarissa. Saat Alexa dan Chloe agak jauh, tiba-tiba Mama-nya Matthew berbicara kepada Clarissa. "Clarissa" kata Mamanya Matthew. "Iya tante?" Clarissa berbicara sok manis. "Kamu nga jadi pindah ke sekolah bunga harapn yang mahal itu kan?" mama-nya matthew menanya. "Oh, soal itu. Aku pindah nya tahun depan tante. Tapi adikku dan aku sudah ikut tes-nya" kata Clarissa. "oh..." kata mama-nya Matthew. GLEGAAR! Hati Liana terasa hancur. Sepertinya, mama-nya Matthew suka dengan Clarissa! Mungkin, mama-nya matthew ingin menjodohkan Matthew dan Clarissa! "Aku harus kuat... Nga boleh nangis" bisik Liana menahan air matanya. "Aku pergi saja..." bisik Liana. "Liana! Tumben kamu kesini" kata Tania, temannya yang paling dekat. Liana menyukai dia, karena dia bisa menjaga rahasia. Walaupun, Tania juga suka Matthew... Hehehe... "Kok muka lo pucet gitu?" kata Tania. "Eh.. Tan... Gw mo cerita sesuatu" kata Liana. Lalu Liana menceritakan segalanya

"AAA!" Tania berteriak saat Liana menceritakan segalanya. "Iya... aku sedih banget Tan..." kata Liana. Tapi ternyata mereka tidak sendirian di dekat kolam.

"Mi! Emang mami mau jodohin aku sama clarissa?" kata Matthew sehabis mendengar perkataan Liana dan Tania. "Iya sih... Tapi kamu tau dari mana?" kata Mama-nya matthew. "Habis Sudah. Liana tau kalau aku dijodohkan. Liana tidak tahu kalau aku juga menyukai dia" Matthew berbisik. "Mi! Aku ga setuju! Aku maunya sama Liana!" Matthew berteriak. "Matthew! Clarissa itu Orang Kaya!" kata Mami-nya. "Liana juga!" kata Matthew. "Sudahlah! Liana kan lebih kaya! Tapi, mami mau bilang apa, aku gak peduli!" kata matthew dan Ia pergi pulang sendiri naik Taxi.

"Eh, udah jam 6.30 nih... Aku harus pulang" kata Liana sehabis makan Bakso Mie di sebuah Rumah Makan di Taman itu. "Aku juga... Tapi mama belom dateng" kata Tania setelah mengelap mulutnya. "Ya udah! Ikut aku aja!" kata Liana. Tania mengganguk, dan berjalan ke Mobil Alphard Liana. Di sana Graciella dan Fani sudah menunggu. "Ayo, non, pulang!" kata supir Liana.

Bruuk... Liana membanting dirinya ke tempat tidur barunya. Dia menangis terisak-isak

Tuesday, May 4, 2010

Friendship and Love Problems (Bab 3)

Bruuk... Liana menghempaskan dirinya ke tempat tidur. Ia melihat jam weker lucu hello kitty nya. "Jam 5... Saat-nya untuk main di Taman" kata Liana malas. Ia mengganti baju. "Liana! Tuh temenmu udah nunggu di bawah!" seru mami-nya. "Iya, iya" kata Liana yang baru memakai jins pendek dan kaos kuning. Duk duk duk... Liana berlari ke lantai bawah. "Ayo Liana!" kata Graciella dan Fani yang baru berdiri dari tempat duduk di ruang tamu. "Tante, kita pamit dulu ya" kata Fani sopan kepada mami-nya Liana. "Iya. Hati-hati ya! Kalian harus udah pulang jam setengah tujuh!" kata Mami-nya Liana. "OKE!" mereka semua menyahut. Mereka pun naik mobil Alphard Liana, yang dipakai untuk semua. "Mau kemana, Non?" kata supir Liana. "Ke Taman Fantasi!" seru Graciella, yang memakai sebuah celana model safari panjang dan kaos biru. "Iya nih" kata Fani yang memakai celana pendek berwarna hitam dan sweatshirt putih. Mereka berangkat.

"Ah, ademnya..." kata Liana saat duduk di sebuah bangku. Rambutnya yang lurus, panjang, hitam, dan tebal berkibar bebas di angin. Tiba-tiba mulutnya terbelakak. "I-itu kan si Matthew!" kata Liana saat melihat cowok idamannya, Matthew berjalan di dekat sana. Matthew juga melihat Liana. Sebenarnya, Matthew juga suka dengan Liana. "Hai!" sapanya. "Eh... H-hi" kata Liana mukanya memerah. "Matthew!" teriak mama-nya. Memang, mama-nya suka memanja Matthew. Liana mengikuti mereka. Tapi, Liana mendengar sesuatu yang membuat dia kaget dan sedih!

Apa itu? Kamu akan ketahui di... Bab 4! Bye! See u 2morrow!

Friday, April 30, 2010

Friendship and Love Problems (Bab 2)

Rinngggg.....

"Ah, malesnya gw..." ujar Liana sambil menyetop alarm-nya. Saat dia keluar, tiba-tiba dia dikejutkan. "Happy Birthday!" seru keluarga Liana. "Liana, kamu kan hari ini ulang tahun ke 16!!!!!!" kata mami-nya. "Oh ya! Sampai lupa, gara-gara ketiduran ngerjain PR.. hehe" kata Liana dan bersiap-siap ke sekolah.

"Hai Li! Jalan bareng yuk!" seru Fani dari blakang. "Gw ikut ya!" kata Sheila. "Eh, jangan tinggalin gw!" ujar Graciella. "RIIINNNNNNGGGGGGG!!!!" "Gwat! Kt telat! pelajaran pertama apa ya? AA! IPS? BU RINA? GURU SUPER GALAK???" teriak Liana. Mereka pun lari. Saat sampai di kelas 10-B, Semua melihat ke arah mereka. "KELUAR DAN BERDIRI DI KORIDOR!!!!!" teriak Bu Rina sekencang-kencangnya. Mereka pun berdiri di koridor. "Eh, By the way busway, hari ini Liana ultah ke-16 kan?" kata Graciella. "Oh ya, Happy B'day!" kata mereka semua. "Nanti rayain di Nature Karaoke aja!" ujar Jenny senang. "Ya udah!" kata Liana.

RRRRRRRRIIIIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNGGGGGGGGGGG....

"AKHIRNYA!!!!!!!" kata Sheila sambil duduk. Mereka pun mengambil kotak makan mereka semua dan mulai makan. "Eh?" kata Liana saat melihat kotak makan nya ada sebuah kartu bertulis:
Happy Birthday ke-16 Liana!
Semoga panjang umur, sehat selalu,
Dan makin sayang mami-papi!

From: Mommy & Daddy :)
Kartu itu adalah kartu pop-up hello kitty berwarna pink. "wah.." kata Liana sambil membuka kotak makannya. "AAA! Pancake!" kata Liana senang. Dia menumpuknya di atas sebuah piring yang disediakan, dan menaruh lilin diatas nya seperti yang disuruh mama-nya. "Eh, aku nyalain lilin-nya ya" kata Fani. Lalu Liana meniup, dan mulai makan pancake.

TENG, TENG, TENG.... Bunyi tanda sekolah telah usai berbunyi. Liana pun jalan kaki ke rumah. "Aku pulang! Kata Liana saat sampai rumah. Karena Liana bau, Ia pun mandi di kamar mandi pribadi-nya yang berwarna pink. "AAHH..." kata Liana saat masuk ke bathtub.

Sehabis itu, Ia masuk ke kamar mami-papinya. Kamar nya super mewah, ada TV canggih terbaru, dan Komputer + Laptop paling canggih yang tidak ada di Indonesia. Ranjang nya besar, sungguh mewah dan itu adalah tipe LATEX. Ada Kamar mandi pribadi dengan bathtub muat 4 ORANG, dan yang lainnya seungguh mewah dan mahal. Meja rias dan Lemari juga mewah. Wow!
Bersambungg....

Special! Liana's house tour.
Nah, kalian sudah tau kan dengan kamar Liana, Winston, dan Mami-Papinya? Sekarang, jika masih penasaran, mari ikut saya meng-housetour!

Ada ruang tamu yang bernuansa putih dan klasik. Ada meja modern terbaru warna putih, dan vas putih berbunga. Di tengah, ada ruang keluarga mewah, dan ada TV terbaru juga. Di dekat situ, ada komputer untuk semua. Lalu, di pinggir ada dapur mewah, bermodel dapur luar negeri dengan breakfast bar. Di sana, juga ada meja makan emas dan kursi empuk mewah. Ada pintu di sebelah situ. Itu pintu garasi. Di situ ada mobil jaguar (punya mama-nya), mobil terbaru yang tidak ada di indonesia (punya papa-nya), Mercedes Benz (untuk Liana kalau sudah umur 17-18), BMW (untuk Winston kalau sudah umur 17-18). Sekarang, keluar lagi, ada pintu juga. Di situ ada 3 kamar untuk 3 mbak nya. Kmar mereka semua sebesar kamar kamar ABG, dan ranjangnya spring bed. Ada taman belakang, yang ada kolam renang-nya. Di atas ada kamar Liana, Kamar winston, dan kamar mami-papinya. Dan ada kamar modern bernuansa putih, bertirai, dan ada kamar mandi putih, ber-shower. Itu adalah kamar tamu. Di atas juga ada ruang fitness, dan ruang musik. Nah, ini adalah akhit tour kita. Rumah Liana besar kan? Hehe...

Bye... See u 2morrow... Jgn lupa follow dan ajak teman-temanmu juga!

Friendship and Love Problems (Bab 1)

"Duuh! Panasnya!" teriak Liana kencang saat sampai rumah. Liana melihat mbak-nya yg sedang memasak. "Mbak, bisa tolong bikinin jus stroberi gak? Yang banyak es-nya!" Liana berkata kepada Mbak Nur, mbak yang setia melayani keluarga Liana selama 10 tahun dini. "Iya, non." ujar Mbak Nur, sambil memasukkan stroberi di blender. Liana langsung naik ke atas, dan menuju kamarnya. Kamarnya sangat feminin, Pink dimana-mana. Ranjangnya ukuran besar berwarna pink. Bantal, guling juga. Liana mempunyai meja rias yang dipenuhi aksesoris dan makeup (ini rahasia ya jangan lupa!). Meja belajar dan lemari juga warna pink. Di kamar, banyak pajangan dan boneka dan hiasan Hello Kitty. Mumpung, Liana kan nge-fans Hello Kitty!. Di Meja belajar, ada laptop canggih paling baru warna pink, dan blackberry storm (wuih!) berwarna pink. Di atas sebuah lemari kecil, ada televisi plasma berwarna pink. Wuih, Liana memang orang kaya! Setelah menaruh tas-nya, dia ganti baju dan mengtuk pintu kamar adiknya, Winston. Di kamar adiknya, semuanya sangat unik. Kamar adiknya seperti kamar seorang 'warrior'! Ranjangnya ranjang bertirai, ada kompas, pedang, meja kacil untuk menulis, peta, dll. Tapi, jangan salah. Di meja belajar nya, ada laptop dan nokia N97. Tapi, dia menulis dgn bulu dan tinta, seperti jaman dulu... Hihihi. "De, buku yg dede pinjem mana?" tanya Liana heran. "Tuh di laci" ujar Winston malas. Setelah itu, angel membuka laptop nya dan membuka YM (Yahoo Messenger). Dilihatnya, temannya, Katie online. Liana pun mulai chatting.
LiAnA_CutE+GiRly: Hai Kat!
Katie-Cool: Hy Ana!
LiAnA_CutE+GiRly: Eh, ngomong-ngomong km dah ngerjain PR math belom?
Katie-Cool: Wah, belom!
LiAnA_CutE+GiRly: Sama dunkz! Eh aku off dulu yah mo ngerjain math
Katie-Cool: Oh, aku jg bye2!

"Ukh, Pr-nya susah" Liana berbisik. "Aha! Mending aku tlpon sepupu-ku yg kelas 11 aja!" Liana berseru, lalu mengangkat BB-nya. "Hai Riska!" seru Liana. "Eh, telpnya nanti aja ya, gw kan mo Ulangan, bye" kata Riska singkat dan menutup Hp Samsung Corby-nya. "Ukh" Liana berkata sambil menaruh BB-nya kembali. "EH!" Liana ingat. Lalu dia mengambil lagi Blackberry Storm nya dan meng-click program "BBM/Blackberry Messenger". Dia bbm ke mami-nya.
L!@n@~: Mami word problem nya susah!
Namun tdk ada jawaban.
"Ah mami kan sibuk" ujar Liana sambil menaruh BB nya. "Duh, papi lembur lagi" kata Liana kecewa.
Bersambungg....
Penasaran? Ajak teman-temanmu semua utk follow blog ini!